Analisis Lingkungan Stategis
depan sekolah
Analisis Lingkungan Internal

Analisis lingkungan internal diperlukan untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat memacu dan menghambat pelaksanaan pendidikan. Kedua faktor tersebut dilihat dari sudut internal, yaitu aspek kekuatan dan kelemahan. Berdasarkan analisis lingkungan strategis tersebut dapat dirumuskan bahwa kekuatan dan kelemahan SMA Negeri 11 Kota Jambi secara umum adalah sebagai berikut :

Faktor Kekuatan :

  1. Lokasi sekolah terletak di lingkungan yang relatf nyaman dan tidak bising di mana di sekitar sekolah tengah berkembang beberapa komplek perumahan.
  2. Sebagian besar guru (lebih dari 95 %) guru telah memenuhi kualifikasi sebagai guru dan memiliki beberapa guru yang telah berpengalaman.
  3. Adanya rasa memiliki dan semangat kebersamaan di kalangan guru dan pegawai.
  4. Kualitas raw input (siswa) yang relatif lebih baik (sedang) dan di antaranya memiliki keunggulan non akademis (olah raga, kesenian, kepramukaan dll).
  5. Tingkat kenakalan siswa relatif rendah.
  6. Telah memiliki sarana dan prasarana pendidikan meskipun belum lengkap merupakan modal yang dapat ditingkatkan dan lebih didayagunakan.
  7. Makin meningkatnya kepercayaan dan peran masyarakat terhadap sekolah yang antara lain ditandai dengan peningkatan sumbangan finansial orang tua siswa secara signifikan.

 

Faktor Kelemahan :

  1. Lokasi sekolah belum terjangkau oleh kendaraan umum (kecuali yang sudah langganan).
  2. Kompetensi guru (pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial) ,termasuk kemampuan dalam penelitian masih belum maksimal.
  3. Kemampuan sebagian guru dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan pemanfaatan teknologi informatika masih kurang, padahal kompetensi dalam berkomunikasi dengan bahasa Inggris dan pemanfaatan teknologi informatika merupakan persyaratan utama dalam era globalisasi.
  4. Sarana dan prasarana pendidikan yang belum memadai dan belum didayagunakan secara optimal.
  5. Masih melekatnya sikap mental yang sulit melakukan perubahan atau menerima inovasi dalam pendidikan pada sebagaian guru dan pegawai.
  6. Relatif masih rendahnya kesejahteraan para guru dan pegawai sehingga mereka belum dapat sepenuhnya mencurahkan perhatiannya kepada sekolah.
  7. Masih kurangnya budaya rajin membaca dan belajar mandiri bagi sebagian besar siswa .

sma

Analisis Lingkungan Eksternal

Analisis lingkungan ekstrenal diperlukan untuk mengetahui faktor-faktor yang merupakan peluang dalam memacu pengembangan sekolah dan mengetahui faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pengembangan sekolah. Berdasarkan analisis yang dillakukan secara umum maka dapat dirumuskan beberapa faktor sebagai peluang dan ancaman sebagai berikut :

Faktor Peluang

  1. Pemberian otonomi pengelolaan sekolah dari pemerintah kepada stake holders sekolah melalui MPMBS merupakan peluang kepada sekolah untuk melakukan inovasi dan pembaharuan dalam pengembangan sekolah.
  2. Makin meningkatnya persentase anggaran pendidikan baik pusat (APBN) maupun daerah (APBD) seiring dengan tuntutan Undang-Undang akan berdampak pada peningkatan anggaran yang diberikan kepada sekolah.
  3. Kemajuan teknologi khususnya dibidang komunikasi dan komputerisasi jika dimanfaatkan secara optimal dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam proses pendidikan di sekolah sekaligus sebagai akselerasi untuk mengejar ketinggalan dari sekolah-sekolah yang telah lebih dulu maju.
  4. Tersedianya beberapa tenaga ahli dan instutusi yang dapat dimanfaatkan untuk peningkatan profesionalisme guru seperti Universitas Jambi, IAIN STS Jambi, LPMP Jambi dan lain-lain.
  5. Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan yang bermutu dan pendidikan sebagai suatu investasi.

 

Faktor Tantangan

  1. Perkembangan teknologi informasi sebagai salah satu produk pengembangan iptek telah menciptakan peluang bagi manusia termasuk siswa mudah melakukan komunikasi dan mengakses informasi. Siawa dapat mengakses berbagai informasi termasuk tentang materi pelajaran. Bahkan bisa saja siswa lebih menguasai materi tertentu dari pada gurunya, dengan demikian akan terjadi pergeseran peran guru karena guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber utama belajar.
  2. Informasi yang dapat diakses tanpa sensor memungkinkan mengandung muatan-muatan yang bertentangan dengan nilai luhur budaya bangsa kita atau nilai-nilai dalam masyarakat dapat membawa dampak berupa memudarnya norma-norma atau tata krama dalam dunia pendidikan dan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini merupakan tantangan lembaga pendidikan terutama dalam tigasnya untuk menanamkan norma-norma luhur bangsa kita.
  3. Arus demokratisasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara juga akan berdampak pada proses pendidikan di sekolah yang menuntut adanya transparansi dalam proses dan pengelolaan pendidikan di sekolah.
  4. Ketidakstabilan politik , gejolak sosial maupun bencana alam di luar kota atau Provinsi Jambi akan berpengaruh terhadap kebijakan pendidikan nasional dan berpengaruh sampai ke Jambi.

 

Kebijakan

Kebijakan penyelenggaraan pendidikan di SMA Negeri 11 Jambi untuk tahun 2006/2007 ini sama dengan kebijakan yang tercantum pada Renstra sekolah ,yaitu : (1) Kebijakan peningkatan mutu pembelajaran ; (2) Kebijakan peningkatan mutu manajemen sekolah ; dan (3) Kebijakan pengembangan kultur sekolah yang posisitif dan peningkatan iman dan taqwa bagi warga sekolah.

Data Lengkap

Database

Info Alumni

Agenda



Alamat : Jl. Sersan Anwar Bay Kota Jambi, email : sma11jambi@yahoo.co.id / nas_krc@yahoo.co.id