 |
| |
Analisis Lingkungan Stategis
Analisis
Lingkungan Internal
Analisis lingkungan internal diperlukan untuk mengetahui faktor-faktor yang
dapat memacu dan menghambat pelaksanaan
pendidikan. Kedua faktor tersebut dilihat dari sudut internal, yaitu
aspek kekuatan dan kelemahan. Berdasarkan
analisis lingkungan strategis tersebut dapat dirumuskan bahwa kekuatan
dan kelemahan SMA Negeri 11 Kota Jambi
secara umum adalah sebagai berikut :
Faktor
Kekuatan :
- Lokasi sekolah terletak di lingkungan yang relatf nyaman dan tidak bising di mana di sekitar sekolah tengah berkembang beberapa
komplek perumahan.
- Sebagian besar guru (lebih dari 95 %) guru telah
memenuhi kualifikasi sebagai guru dan memiliki beberapa guru yang telah berpengalaman.
- Adanya rasa memiliki dan semangat kebersamaan di
kalangan guru dan pegawai.
- Kualitas raw
input (siswa) yang relatif lebih baik (sedang) dan di antaranya memiliki keunggulan non akademis (olah raga,
kesenian, kepramukaan dll).
- Tingkat kenakalan siswa relatif rendah.
- Telah memiliki sarana dan prasarana pendidikan
meskipun belum lengkap merupakan modal yang dapat ditingkatkan dan lebih
didayagunakan.
- Makin meningkatnya kepercayaan dan peran masyarakat
terhadap sekolah yang antara lain ditandai dengan peningkatan sumbangan
finansial orang tua siswa secara signifikan.
Faktor
Kelemahan :
- Lokasi sekolah belum terjangkau oleh kendaraan umum (kecuali yang sudah langganan).
- Kompetensi guru (pedagogik, profesional, kepribadian dan sosial) ,termasuk
kemampuan dalam penelitian masih belum maksimal.
- Kemampuan sebagian guru dalam berkomunikasi dalam bahasa Inggris dan
pemanfaatan teknologi informatika masih kurang, padahal kompetensi dalam berkomunikasi dengan bahasa
Inggris dan pemanfaatan teknologi informatika merupakan persyaratan utama dalam
era globalisasi.
- Sarana dan prasarana pendidikan yang belum memadai dan belum didayagunakan
secara optimal.
- Masih melekatnya sikap mental yang sulit melakukan perubahan atau menerima
inovasi dalam pendidikan pada sebagaian guru dan pegawai.
- Relatif masih rendahnya kesejahteraan para guru dan pegawai sehingga mereka
belum dapat sepenuhnya mencurahkan perhatiannya kepada sekolah.
- Masih kurangnya budaya rajin membaca
dan belajar mandiri bagi sebagian besar siswa .

Analisis Lingkungan Eksternal
Analisis lingkungan ekstrenal diperlukan untuk mengetahui faktor-faktor
yang merupakan peluang dalam memacu pengembangan sekolah dan mengetahui
faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam pengembangan sekolah. Berdasarkan
analisis yang dillakukan secara umum maka dapat dirumuskan beberapa faktor sebagai peluang dan ancaman sebagai berikut :
Faktor Peluang
- Pemberian otonomi pengelolaan sekolah dari pemerintah kepada stake holders
sekolah melalui MPMBS merupakan peluang kepada sekolah untuk melakukan inovasi
dan pembaharuan dalam pengembangan sekolah.
- Makin meningkatnya persentase anggaran pendidikan baik pusat (APBN) maupun
daerah (APBD) seiring dengan tuntutan
Undang-Undang akan berdampak pada
peningkatan anggaran yang diberikan kepada sekolah.
- Kemajuan teknologi khususnya dibidang komunikasi dan komputerisasi jika
dimanfaatkan secara optimal dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam
proses pendidikan di sekolah sekaligus sebagai akselerasi untuk mengejar
ketinggalan dari sekolah-sekolah yang telah lebih dulu maju.
- Tersedianya beberapa tenaga ahli dan instutusi yang dapat dimanfaatkan
untuk peningkatan profesionalisme guru seperti Universitas Jambi, IAIN STS
Jambi, LPMP Jambi dan lain-lain.
- Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan yang
bermutu dan pendidikan sebagai suatu investasi.
Faktor Tantangan
- Perkembangan teknologi informasi sebagai salah satu produk pengembangan
iptek telah menciptakan peluang bagi manusia termasuk siswa mudah melakukan
komunikasi dan mengakses informasi. Siawa dapat mengakses berbagai informasi
termasuk tentang materi pelajaran. Bahkan bisa saja siswa lebih menguasai
materi tertentu dari pada gurunya, dengan demikian akan terjadi pergeseran
peran guru karena guru tidak lagi menjadi satu-satunya sumber utama belajar.
- Informasi yang dapat diakses tanpa sensor memungkinkan mengandung
muatan-muatan yang bertentangan dengan nilai luhur budaya bangsa kita atau
nilai-nilai dalam masyarakat dapat membawa dampak berupa memudarnya norma-norma
atau tata krama dalam dunia pendidikan dan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini
merupakan tantangan lembaga pendidikan terutama dalam tigasnya untuk menanamkan
norma-norma luhur bangsa kita.
- Arus demokratisasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara juga akan
berdampak pada proses pendidikan di sekolah yang menuntut adanya transparansi
dalam proses dan pengelolaan pendidikan di sekolah.
- Ketidakstabilan politik , gejolak
sosial maupun bencana alam di luar kota atau Provinsi Jambi akan berpengaruh
terhadap kebijakan pendidikan nasional dan berpengaruh sampai ke Jambi.
Kebijakan
Kebijakan penyelenggaraan pendidikan di SMA Negeri 11 Jambi untuk tahun 2006/2007 ini sama dengan
kebijakan yang tercantum pada Renstra sekolah ,yaitu : (1) Kebijakan
peningkatan mutu pembelajaran ; (2) Kebijakan peningkatan mutu manajemen
sekolah ; dan (3) Kebijakan pengembangan
kultur sekolah yang posisitif dan peningkatan iman dan taqwa bagi warga sekolah.
|
|
 Data Lengkap
 Database
 Info Alumni  Agenda
|
|
| Alamat : Jl. Sersan Anwar Bay Kota Jambi, email : sma11jambi@yahoo.co.id / nas_krc@yahoo.co.id | |
|